Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan wawasan petani terhadap teknologi pertanian yang semakin berkembang, Kelompok Tani “KONCO TANI” Desa Kedungjaran mengadakan kegiatan Pelatihan Pertanian “Sinau Bareng Ning Ponco Tani” pada Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di Ponco Tani, Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.
Kegiatan ini diikuti oleh petani dari Desa Kedungjaran, serta dihadiri oleh perwakilan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungjaran, yang bersama-sama memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta.
Dalam kegiatan pelatihan ini, para peserta dikenalkan pada alat tanam padi modern, yakni rice transplanter dan alat tanam sistem benih kering, yang dinilai sangat efektif untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam proses penanaman padi.
Teknologi ini memungkinkan petani menanam padi dengan lebih cepat dan akurat, tanpa harus melalui proses pembibitan dan pindah tanam yang memakan waktu dan biaya. Dengan sistem ini, lahan bisa langsung ditanami menggunakan benih kering, yang nantinya tumbuh secara optimal seperti halnya metode tradisional, namun dengan produktivitas yang lebih tinggi.
Salah satu materi utama yang diberikan dalam pelatihan adalah pengenalan sistem tanam benih bibit kering (dry direct seeding). Metode ini memanfaatkan benih kering yang langsung ditebar atau ditanam di lahan sawah tanpa harus melalui tahap persemaian.
Keunggulan sistem ini antara lain:
-
Hemat tenaga kerja dan biaya operasional
-
Menghemat waktu tanam
-
Cocok diterapkan di musim kemarau dengan sistem irigasi teknis
-
Memudahkan manajemen tanam skala luas
Para peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga melakukan praktek langsung di lahan sawah milik Ponco Tani, dengan bimbingan dari petani berpengalaman yang sudah lebih dulu menerapkan teknologi ini.
Kepala Desa Kedungjaran yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi terhadap semangat belajar para petani dan berharap agar pelatihan ini mampu membuka wawasan baru serta diterapkan di tingkat lokal.
“Ini adalah langkah nyata menuju pertanian yang lebih modern dan efisien. Kami dari Pemerintah Desa siap mendukung segala bentuk inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar beliau.
Senada dengan itu, perwakilan BPD Desa Kedungjaran menekankan pentingnya regenerasi petani dan adopsi teknologi sebagai kunci masa depan pertanian desa.
Kegiatan “Sinau Bareng Ning Ponco Tani” menjadi momen penting bagi Konco Tani Desa Kedungjaran dalam menyiapkan diri menghadapi tantangan pertanian masa depan. Dengan semangat gotong royong dan kemauan untuk terus belajar, para petani Desa Kedungjaran diharapkan mampu mengadopsi teknologi tepat guna demi pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.