
Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan – Pemerintah Kecamatan Sragi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan keuangan desa pada Desa Kedungjaran untuk tahap I tahun anggaran 2025, meliputi Alokasi Dana Desa (ADD), Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov), dan Dana Desa (DD). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar penggunaan anggaran desa berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Monev yang dilaksanakan pada [selasa, 2 juli 2025] ini dipimpin langsung oleh Camat Sragi, dan turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam dan pejabat terkait, antara lain:
Danramil Sragi
Kapolsek Sragi
Kasi Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD)
Kasi Perencanaan, Pembangunan, dan Pemerintahan (PPP)
Staf PMD dan PPP Kecamatan Sragi
Pendamping Desa (PD)
Pendamping Lokal Desa (PLD)
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk:
Meninjau realisasi penggunaan keuangan desa pada tahap I tahun 2025.
Memastikan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan perencanaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Memberikan pembinaan teknis serta solusi atas kendala administrasi maupun pelaksanaan fisik di lapangan.
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa.
Fokus evaluasi meliputi kegiatan yang dibiayai dari:
Alokasi Dana Desa (ADD): digunakan untuk operasional pemerintahan desa dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Dana Desa (DD) Tahap I: diarahkan untuk program padat karya tunai dan pembangunan infrastruktur dasar desa.
Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah (Banprov): digunakan sesuai petunjuk teknis provinsi untuk mendukung prioritas pembangunan desa.
Berdasarkan hasil kunjungan dan evaluasi, penggunaan dana desa di Desa Kedungjaran dinyatakan telah berjalan dengan baik dan sesuai rencana, baik dalam aspek administrasi maupun pelaksanaan fisik kegiatan. Sejumlah catatan teknis juga diberikan sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa ke depan.
Camat Sragi dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Desa Kedungjaran yang telah berkomitmen dalam pengelolaan keuangan desa secara transparan dan akuntabel. Beliau juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengawasan, guna memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga desa.




























